SDN Tanjung Anom Turut Ambil Bagian dalam Aksi Bersih Lingkungan Pantai Tanjung Kait

SDN Tanjung Anom Turut Ambil Bagian dalam Aksi Bersih Lingkungan Pantai Tanjung Kait
Siswa SDN Tanjung Anom, ikut serta dalam kegiatan bersih lingkungan di pantai Tanjung kait dalam rangka peduli lingkungan agar bersih dan sehat. Randy/Bantenekspres.co.id

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Tanjung Anom, kecamatan Mauk, kabupaten Tangerang, turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersih lingkungan yang digelar di wilayah Pantai Tanjung Kait. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir sekaligus menanamkan nilai karakter kepada para siswa sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi SDN Tanjung Anom bersama para guru tampak antusias membersihkan sampah di area pantai. Aksi gotong royong ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Tanjung Anom Supriyadi mengatakan, bahwa keikutsertaan sekolah dalam kegiatan bersih lingkungan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan kepada siswa di sekolah.

“Kegiatan ini sangat positif untuk siswa. Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu di dalam kelas, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Sabtu 7 Febuari 2026.

Menurutnya, pembiasaan seperti ini penting dilakukan secara berkelanjutan agar siswa terbiasa menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan sejak usia sekolah dasar.

“Melalui kegiatan gotong royong di pantai ini, siswa belajar tentang kebersamaan, kerja sama, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter generasi masa depan,” paparnya.

Supriyadi juga menegaskan bahwa lingkungan yang bersih tidak bisa terwujud tanpa kesadaran bersama, termasuk dari kalangan pelajar. Semangat para siswa dan guru yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap dengan keterlibatan langsung di lapangan, siswa akan lebih memahami dampak sampah terhadap lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Ini menjadi edukasi nyata, bukan sekadar teori. Alhamdulillah, siswa sangat antusias. Mereka senang bisa belajar sambil berkontribusi langsung untuk masyarakat. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Supriyadi berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi budaya di lingkungan sekolah. Dengan keikutsertaan SDN Tanjung Anom dalam aksi bersih Pantai Tanjung Kait ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga bagi pembentukan karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap alam serta lingkungan sekitarnya.

“Kami ingin kegiatan peduli lingkungan seperti ini menjadi kebiasaan, sehingga siswa tumbuh menjadi pribadi yang peduli, disiplin, dan memiliki semangat gotong royong,” tutupnya. (*)

Pos terkait