SDN Cikupa IV Dorong Siswa Aktif dan Berprestasi

SDN Cikupa IV, menerapkan sekolah menyenangkan sebagai salah satu cara membuat siswa bisa lebih aktif dan bisa meningkatkan prestasi siswa. Randy/Bantenekspres.co.id

CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cikupa IV, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak melalui penerapan konsep sekolah menyenangkan yang diselaraskan dengan kurikulum yang berlaku. Konsep tersebut diterapkan guna memastikan siswa dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman, aktif, dan tanpa tekanan.

Dengan konsep sekolah menyenangkan yang terus dikembangkan, SDN Cikupa IV optimistis dapat mencetak siswa-siswi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter positif dan kesiapan menghadapi tantangan di masa depan.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Cikupa IV Ade Tresnasih menjelaskan, bahwa sekolah menyenangkan bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai subjek utama dalam proses pendidikan.

“Sekolah menyenangkan kami terapkan agar siswa merasa aman, nyaman, dan bahagia saat berada di sekolah. Ketika anak-anak merasa senang, maka proses pembelajaran akan berjalan lebih efektif dan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 2 Febuari 2026.

Menurutnya, penerapan konsep sekolah menyenangkan dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan inovatif, namun tetap mengacu pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kami tetap berpegang pada kurikulum yang ada, tetapi cara penyampaiannya dibuat lebih variatif. Guru-guru kami dorong untuk menggunakan metode belajar yang tidak monoton, sehingga siswa lebih aktif, berani bertanya, dan tidak merasa tertekan,” ungkapnya.

Ade menambahkan, suasana belajar yang menyenangkan mampu mendorong siswa untuk lebih percaya diri dan berani mengekspresikan pendapatnya di dalam kelas. Hal ini dinilai sangat penting dalam membentuk karakter dan kemampuan berpikir kritis siswa sejak dini.

“Anak-anak itu pada dasarnya memiliki potensi besar. Jika suasana belajar terlalu kaku, potensi tersebut sulit keluar. Dengan sekolah menyenangkan, siswa bisa berkembang sesuai bakat dan minatnya,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa konsep sekolah menyenangkan juga berdampak positif terhadap peningkatan prestasi siswa, baik prestasi akademik maupun nonakademik.

“Ketika siswa tidak tertekan dan merasa senang belajar, mereka akan lebih mudah memahami materi. Dari situ, prestasi pun bisa meningkat. Kami melihat adanya perubahan positif, siswa lebih semangat dan hasil belajar pun semakin baik,” jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada siswa, Ade Tresnasih menyebut bahwa peran guru juga sangat penting dalam mewujudkan sekolah menyenangkan. Oleh karena itu, pihak sekolah terus mendorong para guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Kami selalu mengingatkan kepada guru bahwa tugas kita bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik dengan hati. Guru harus bisa menjadi sahabat bagi siswa, sehingga terjalin hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Ia berharap, melalui penerapan konsep sekolah menyenangkan, SDN Cikupa IV dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa untuk belajar dan mengembangkan potensi diri.

“Kami ingin sekolah menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Tempat mereka belajar, bermain, dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta berprestasi,” tutupnya. (*)

Pos terkait