CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tangerang Selatan kembali memberikan bantuan kemanusiaan dengan membantu proses pemakaman warga yang memiliki kelebihan berat badan (obesitas).
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga almarhum Andrian Azwar (47), warga Jalan Merbabu Kavling 782, Perumahan Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat. Almarhum diketahui memiliki berat badan sekitar 200 kilogram.
Andrian meninggal dunia pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 10.15 WIB, setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan medis.
Kepala DPKP Kota Tangsel, Ahmad Dohiri, mengatakan permintaan bantuan pertama kali diterima pada Jumat malam, 30 Januari 2026, sekitar pukul 21.50 WIB, saat pihak keluarga meminta bantuan untuk membawa Andrian ke rumah sakit.
“Awalnya kami menerima permintaan bantuan untuk membawa anggota keluarga yang mengalami obesitas ke rumah sakit,” ujar Dohiri saat dikonfirmasi BANTENEKSPRES.CO.ID Sabtu 31 Januari 2026.
Pria yang akrab disapa Adam ini menjelaskan, setelah berhasil mengantarkan Andrian ke rumah sakit, petugas kembali ke markas. Namun, keesokan harinya pihaknya kembali menerima permintaan dari keluarga.
“Pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.15 WIB, keluarga kembali menghubungi kami untuk membantu membawa jenazah almarhum dari rumah sakit sekaligus membantu proses pemakamannya,” jelasnya.
Pemakaman dilakukan di TPU yang lokasinya tidak jauh dari rumah duka di wilayah Ciputat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Tangsel, Omay Komarudin, menyampaikan bahwa Andrian meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
“Keluarga meminta bantuan kami untuk mendampingi seluruh proses hingga pemakaman,” katanya.
Omay menuturkan, petugas Damkar terlibat sejak proses awal, mulai dari memandikan jenazah hingga menurunkan ke liang lahat. Untuk memudahkan evakuasi dan pemakaman, jenazah dimasukkan ke dalam peti kayu.
“Jenazah dimasukkan ke dalam peti agar lebih mudah diangkat dan diturunkan ke liang kubur,” ujarnya.
Proses penurunan jenazah dilakukan secara perlahan menggunakan tali dan dua batang besi dengan bantuan beberapa petugas.
“Setelah peti jenazah berhasil diturunkan ke liang lahat dengan aman, proses pemakaman selanjutnya dilanjutkan oleh pihak keluarga,” tutup Omay. (*)











