BPBD Pastikan Logistik Pengungsi Terkendali

Petugas BPBD Kabupaten Tangerang membantu warga korban banjir Kecamatan Kresek dan Gunung Kaler.

TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Belanja logistik bagi pengungsi bencana alam sudah habis. Anggaran yang dialokasikan cuman Rp400 juta. Namun, pemerintah daerah Kabupaten Tangerang memastikan pengungsi tak kekurangan makanan.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik ketika diwawancarai bantenekspres.co.id, Rabu 28 Januari 2026. Ia mengatakan, sembako bagi pengungsi tidak habis meski pos anggaran logistik sudah habis dibelanjakan.

Bacaan Lainnya

“Belanja logistik tidak hanya di BPBD saja, di Dinas Sosial ada. Kita juga minta ke pak Bupati untuk kembali dianggarkan. Logistik juga banyak dari PGRI, Perumda TKR, Korpri hingga PMI dan organisasi sosial lainnya,” jelasnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya agar sembako bagi warga yang mengungsi tidak kekurangan. “Kita terus berkoordinasi dan komunikasi dengan swasta atau organisasi sosial. Kita pastikan sembako tidak habis,” jelasnya.

Lanjutnya, kondisi banjir di 27 kecamatan sudah mulai surut. Hanya ada di tiga kecamatan yang masih parah. Ia menyebut banjir saat ini tidak hanya diakibatkan curah hujan tinggi melainkan derasnya debit aliran sungai.

“Banjir itu di Kecamatan Kresek, Gunung Kaler dan Kronjo yang masih tinggi. Kecamatan lain sudah mulai surut. Bukan cuman hujan, sungai yang luber juga saat ini banjir disebabkan itu,” jelasnya.(*)

 

Pos terkait