Wakil Bupati Serang Desak PT. WIKA Tol Serpan Percepat Bangun SDN Inpres Cikeusal

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mendesak, ke pihak PT. WIKA Tol Serang Panimbang (Serpan), secepatnya bisa membangun SDN Inpres Cikeusal yang belum juga direlokasi pembangunan tol.

Relokasi SDN Inpres Cikeusal, yang terdampak Tol Serpan ini berlokasi di Kecamatan Cikeusal, tidak kunjung terealisasi sejak 2019 hingga sekarang, padahal telah ada perjanjian dari pihak tol untuk mengganti rugi sekolah tersebut.

Bacaan Lainnya

Najib mengatakan, penyelesaian masalah relokasi SDN Inpres Cikeusal terdampak Tol Serpan, sudah menjadi tanggungjawab pihak PT. WIKA, yang menyatakan kesiapannya membangun sekolah baru.

Namun, sangat disayangkan hingga kini masalah tersebut tidak kunjung selesai hanya, karena lahan pengganti yang telah disediakan Pemkab Serang tak kunjung dibayarkan.

“Sangat disayangkan, karena persoalan relokasi SDN Inpres Cikeusal sudah berlarut-larut sejak 2019 sampai sekarang belum juga direlokasi. Saya mendesak, tahun ini pihak tol segera menyelesaikannya dan membangun sekolah penggantinya,” katanya, Selasa 27 Januari 2026.

Kata Najib, Pemkab Serang hanya sebatas membantu proses administrasi seperti menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, serta mencarikan lahan pengganti untuk dibangun sekolah baru dan telah ditemukan.

Sedangkan, untuk pembebasan lahan, serta pembayaran dan pembangunannya dilakukan oleh PT. WIKA Tol Serpan, namun sampai sekarang pun ternyata proses pembayaran belum dapat direalisasikan.

“Tugas Pemkab Serang sudah clear apraisalnya, dokumen-dokumen yang dibutuhkan juga sudah disiapkan, hanya tinggal PT. WIKA membayar dan membangunnya. Ternyata ada kendala, pada pembayaran tanahnya yang sampai sekarang belum diselesaikannya,” ujarnya.

Najib mendesak, PT. WIKA Tol Serpan bisa segera menyelesaikan masalah tersebut dan melakukan pembangunannya di tahun ini, supaya ketika masuk tahun ajaran baru siswa dan guru SDN Inpres Cikeusal bisa menikmati sekolah barunya.

Apabila kembali lewat tahun, dikhawatirkan kondisi sekolah lama akan semakin rusak yang bahkan bisa saja suatu saat rubuh, karena posisinya tepat disamping pintu masuk Tol Serpan.

“Kondisi SDN Inpres Cikeusal sudah memprihatinkan, banyak retakan dinding, kaca jendela retak, dan atap juga pada rusak, karena getaran kendaraan yang masuk ke tol khawatir kalau dibiarkan terlalu lama malah rubuh. Sehingga, kami mengimbau secepatnya sekolah baru dibangun, supaya siswa dan guru bisa lebih menikmati KBM dengan tenang tanpa khawatir lagi,” ucapnya. (*)

Reporter : Agung Gumelar

 

Pos terkait