57.528 Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Gubernur Banten Andra Soni meninjau kondisi banjir yang terjadi di wilayah Tangerang belum lama ini.

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat, sebanyak 57.528 warga Banten terdampak bencana hidrometeorologi. Mulai dari banjir, longsor, pergerakan tanah, hingga cuaca ekstrim.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Luthfi Mujahidin mengatakan, sejak 21-25 Januari 2026 hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Provinsi Banten, dan mengakibatkan bencana hidrometeorologi. Akibatnya 63 kelurahan atau desa dengan 57.528 warga terdampak.

Bacaan Lainnya

“Total yang terdampak itu ada 17.844 KK atau 57 ribuan warga di beberapa daerah yang ada di Banten,” katanya lewat pesan Whats App, Selasa 27 Januari 2026.

Luthfi memaparkan, beberapa daerah yang terdampak bencana yaitu, Kabupaten Pandeglang dengan bencana banjir yang terjadi di enam kecamatan, longsor empat kecamatan, cuaca ekstrim 10 kecamatan.

Selanjutnya di Kabupaten Serang bencana banjir terjadi di 10 kecamatan, dan longsor di tiga kecamatan. Kabupaten Tangerang bencana banjir terjadi di 27 kecamatan.

Kemudian Kota Tangerang banjir di 11 kecamatan, longsor dua kecamatan, dan cuaca ekstrim di empat kecamatan.

Berikutnya di Kabupaten Lebak terjadi bencana cuaca ekstrim yang menimpa dua kecamatan, dan tanah longsor atau pergerakan tanah terjadi di tiga kecamatan.

Kota Tangerang Selatan, bencana banjir menimpa pada enam kecamatan.

“beberapa hari yang lalu curah hujan cukup tinggi, dan mengakibatkan bencana yang cukup besar, khususnya di wilayah Tangerang Raya,” ujarnya.

Ia mengaku, sejak terjadi hujan dengan intensitas tinggi seluruh BPBD yang ada di Banten terus siaga melakukan penanggulangan bencana. Bahkan pihaknya pun telah melakukan beberapa langkah, mulai dari membantu BPBD kabupaten/kota dengan mengerahkan 60 personel, pendirian tenda pengungsi, pendirian dapur umum dari dinas sosial, memberikan bantuan logistik, dan evakuasi warga yang terdampak bencana.

“Kami juga melakukan penyedotan genangan air yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk juga memberikan informasi kebencanaan lewat web milik kita,” paparnya. (*)

Reporter: Syirojul Umam

 

Pos terkait