SMPN 3 Curug Gelar Kokurikuler, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

SMPN 3 Curug Gelar Kokurikuler, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter
Siswa kelas 8, mengikuti kegiatan Kokurikuler dalam rangka mencentak Sorang pemimpin. Foto: Randy/Bantenekspres.

CURUG,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 3 Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan kokurikuler bagi siswa kelas 8 di Bumi Perkemahan Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi salah satu program penguatan karakter peserta didik yang dirancang khusus untuk membentuk jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta rasa tanggung jawab siswa, baik dalam memimpin diri sendiri maupun orang lain.

Dengan mengusung tema “Let’s Grow, Lead and Inspire”, kegiatan kokurikuler tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa kelas VIII.

Bacaan Lainnya

Beragam aktivitas edukatif dan pembinaan karakter dilaksanakan selama kegiatan berlangsung, mulai dari latihan kepemimpinan, kerja sama tim, kedisiplinan, hingga penguatan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kepala SMPN 3 Curug Nuraeunun mengatakan, bahwa kegiatan kokurikuler ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan mental kepemimpinan siswa.

“Melalui kegiatan kokurikuler ini, kami ingin membentuk siswa agar mampu menjadi pemimpin, dimulai dari memimpin diri sendiri. Ketika siswa sudah mampu mengatur dirinya dengan baik, disiplin, dan bertanggung jawab, maka ke depannya mereka akan siap menjadi pemimpin bagi orang lain,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 25 Januari 2026.

Ia menjelaskan, konsep kepemimpinan yang ditanamkan kepada siswa tidak sebatas memimpin secara formal, tetapi juga menumbuhkan keberanian untuk mengambil peran positif di lingkungan kelas dan sekolah.

“Kami berharap siswa SMPN 3 Curug dapat menjadi agent of change, baik di kelas maupun di sekolah. Mereka diharapkan mampu membawa pengaruh positif, menjadi teladan bagi teman-temannya, serta berani menyuarakan kebaikan dan perubahan yang membangun,” paparnya.

Menurut Nuraeunun, pemilihan Bumi Perkemahan Kabupaten Tangerang sebagai lokasi kegiatan juga memiliki tujuan tersendiri. Lingkungan alam terbuka dinilai sangat efektif untuk melatih kemandirian, kekompakan, serta kemampuan siswa dalam beradaptasi dengan berbagai situasi.

“Belajar di alam terbuka memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa. Mereka belajar bekerja sama, saling membantu, dan menyelesaikan masalah bersama. Nilai-nilai inilah yang menjadi dasar kepemimpinan yang kuat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain itu, kegiatan kokurikuler ini juga menjadi sarana bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat kebersamaan.

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar siswa dapat belajar secara aktif dan reflektif, sehingga pengalaman yang didapatkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Dengan tema Let’s Grow, Lead and Inspire, kami berharap siswa terus bertumbuh, mampu memimpin dengan hati, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya,” tutupnya. (*)

Pos terkait