Tak Pernah Bermimpi Jadi Kepala Bapperida, Devid Hermawan Ingin Buktikan Mampu Berikan Kontribusi Nyata Bagi Pemkab Serang

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Devid Hermawan kelahiran, 29 September 1981, di Desa Cireundeu, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, ini tak pernah terlintas dalam benaknya menduduki jabatan strategis, sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang.

Namun amanah yang kini diembannya, Devid ingin buktikan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, karena jabatan merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang diembannya.

Bacaan Lainnya

Bagi Devid, jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk bekerja dan memberikan manfaat.

“Saya tidak pernah bermimpi diberikan amanah menjadi jadi Kepala Bapperida, saya merasa masih banyak senior yang lebih layak, namun bagi saya bukan jabatan tapi lebih kepada tugas dari pimpinan dan saya coba laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik, apapun hasilnya saya serahkan kepada yang maha kuasa, yang penting memberikan bukti nyata berdampak langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya kepada wartawan, Selasa 13 Januari 2026.

Dengan latar belakang birokrasi dan perencanaan pembangunan, David bertekad, memastikan setiap program pembangunan Kabupaten Serang berjalan terarah, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Tugas utama Bapperida yaitu, merencanakan, memandu, serta mengawasi proses pelaksanaan agar sesuai dengan rencana pembangunan daerah.

“Saya percaya semua pejabat di Bapperida punya kualitas yang luar biasa, namun tidak dipungkiri juga setiap OPD punya kekurangan, yang harus terus diperbaiki. Kami berikhtiar bersama-sama, mampu mengemban amanah yang diberikan kepada kita, untuk mampu mendukung proses pembangunan di Kabupaten Serang baik setahun maupun lima tahun ke depan,” ujarnya.

Pria kelahiran Kabupaten Serang ini mengatakan, bakal melakukan suatu upaya untuk bisa, bagaimana proses perencanaan ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan lalu melakukan kontrol dan evaluasi secara baik.

Setelah itu baru melakukan inovasi, yang tentunya disesuaikan dengan fungsi di Bapperida karena terdapat riset dan inovasi, supaya pengambilan keputusan atau permasalahan pemecahan masalah dapat diselesaikan dengan baik dan bijak.

“Karena, fungsi Bapperida selain perincian pembangunan daerah, ada juga tempat pengambilan keputusan cepat, dan riset cepat serta mentrigger inovasi-inovasi yang ada di OPD. Kami harapkan, inovasi-inovasi itu tidak hanya menjadi daya tarik, tapi juga menjadi pemicu untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Serang,” ucapnya.

Di bawah kepemimpinannya, Bapperida didorong untuk menjadi motor penggerak perencanaan yang adaptif, berbasis data, serta selaras dengan visi pembangunan daerah.

Devid meyakini, bahwa kolaborasi lintas perangkat daerah dan partisipasi masyarakat merupakan kunci menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Saya memilih untuk membuktikan kemampuan saya melalui kerja nyata, karena keberhasilan bukan diukur dari jabatan yang disandang, melainkan dari sejauh mana perencanaan yang disusun mampu mendukung kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Serang,” tuturnya. (*)

Pos terkait