CIPUTAT,BANTENEKSPRES.COMID – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II menginformasikan bahwa dalam tiga hari kebelakang hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Banten. Yakni hujan sangat lebat terjadi di Kabupaten Serang (103 mm/hari), Kabupaten Pandeglang (139 mm/hari) dan Kabupaten Serang (130 mm/hari).
Kepala BBMKG Wilayah II Hartanto mengatakan, peningkatan intensitas hujan di wilayah Provinsi Banten dalam 3 hari terakhir dipengaruhi oleh dinamika atmosfer antara lain, angin monsun asia yang lebih kuat dibanding normalnya, daerah tekanan rendah yang terpantau di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur yang membentuk daerah konvergensi di wilayah Banten.
“Serta kelembapan udara yang tinggi dan atmosfer yang relatif labil turut mendukung proses konvektif pada skala lokal,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 12 Januari 2026.
Hartanto menambahkan, kondisi ini berpengaruh terhadap dinamika atmosfer di wilayah Banten yang menyebabkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang di wilayah Provinsi Banten dalam sepekan kedepan.
Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada periode 13 hingga 18 Januari 2026 di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Lebak bagian Selatan.
“Termasuk di Kabupaten Serang bagian Barat dan Timur, Kota Serang, Kabupaten Tangerang bagian Barat dan Utara,” tambahnya.
Menghadapi potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, khususnya di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. Lakukan langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap aman dan lancar, seperti memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari perjalanan ke daerah rawan banjir dan mengamankan barang-barang penting.
“Percayai informasi resmi dari BMKG dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” tutupnya. (*)











