SDN Pagenjahan Tetap Semangat Belajar Meski Diguyur Hujan dan Halaman Sekolah Tergenang

Suasana SDN Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, yang tergenang air saat hujan turun. Walupun demikian, tidak membuat siswa dan guru turun semangat dalam kegiatan belajar mengajar. Randy/Bantenekspres.co.id

KRONJO,BANTENEKSPRES.CO.ID — Semangat belajar siswa SDN Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, patut diapresiasi. Meski diguyur hujan dan halaman sekolah tergenang air, para siswa tetap datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Genangan air tampak memenuhi sebagian halaman sekolah akibat sistem saluran air yang kurang memadai. Kondisi tersebut kerap terjadi saat hujan turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa dan guru untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Pagenjahan Bahrudi mengatakan, bahwa pihak sekolah terus berupaya menjaga semangat belajar siswa meskipun kondisi lingkungan sekolah belum sepenuhnya ideal. Ia mengapresiasi ketangguhan para siswa yang tetap hadir ke sekolah walau harus melewati genangan air.

“Alhamdulillah, meskipun hujan dan halaman sekolah tergenang, anak-anak tetap semangat datang ke sekolah. Ini menunjukkan bahwa semangat belajar mereka sangat tinggi dan harus terus kita jaga,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Senin 12 Januari 2026.

Menurut Bahrudi, genangan air di halaman sekolah bukan kali pertama terjadi. Setiap musim hujan, sekolahnya kerap menghadapi persoalan serupa akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal untuk mengalirkan air hujan.

“Masalah utama ada pada saluran drainase yang kurang baik. Air hujan tidak bisa mengalir dengan lancar sehingga menggenang di halaman sekolah. Kondisi ini tentu mengganggu aktivitas, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah,” jelasnya.

Meski demikian, Bahrudi menegaskan bahwa pihak sekolah tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan siswa. Guru-guru diarahkan untuk mengawasi siswa dengan lebih ketat, terutama saat mereka melintasi area yang tergenang.

“Kami selalu mengingatkan guru agar lebih waspada dan memastikan anak-anak tidak bermain di genangan air. Keselamatan siswa tetap menjadi prioritas utama kami,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan saluran air di sekitar sekolah. Menurutnya, penanganan dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar permasalahan genangan tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperbaiki saluran air di lingkungan sekolah. Jika drainase diperbaiki, genangan air ini bisa diatasi dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman,” ungkapnya.

Bahrudi menambahkan, meskipun menghadapi keterbatasan sarana, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa. Ia menilai semangat siswa dan dedikasi guru menjadi modal utama dalam menciptakan suasana belajar yang positif.

“Kondisi lingkungan memang belum sempurna, tapi semangat belajar anak-anak dan dedikasi para guru tidak pernah surut. Ini yang terus kami tanamkan, bahwa belajar tetap harus berjalan dalam kondisi apa pun,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait