TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Viral beredarnya video tak senonoh yang diduga terjadi di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Peristiwa tersebut dinilai mencoreng wajah pemerintah daerah sekaligus menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan peraturan daerah di wilayah pusat pemerintahan.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat Yaya Amsori menegaskan, secepatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi di area pemerintahan yang semestinya steril dan diawasi secara ketat oleh aparat penegak perda.
“Ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa setelah viral baru ada tindakan? Satpol PP ke mana selama ini? Saya sudah berkali-kali menghubungi dan meminta agar dilakukan patroli rutin di kawasan pusat pemerintahan, tapi tidak direspons,” tegasnya, Minggu, 11 Januari 2026.
Ia menilai, lemahnya pengawasan di kawasan strategis dinilai buruknya kinerja aparat penegak ketertiban. Ia mengatakan, Satpol PP memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah.
“Kalau imbauan dan komunikasi dari anggota dewan saja tidak ditindaklanjuti, ini patut dipertanyakan. Ada apa dengan Satpol PP Kabupaten Tangerang?” tegasnya.
Ia menekankan, kawasan pusat pemerintahan harus menjadi contoh dalam hal ketertiban dan moralitas. Ia mendorong pimpinan daerah melakukan evaluasi dan mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Jangan sampai kejadian ini dianggap sepele. Ini menyangkut marwah pemerintah daerah dan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, aktivis sosial Ahmad Suhud mengatakan, kawasan pusat pemerintahan menjadi percontohan bagi wilayah lain akan kenyamanan dan ketertiban umum.
“Harusnya tidak ada peristiwa itu di kawasan pusat pemerintahan. Satpol PP yang jaga ketertiban umum sehingga masyarakat yang bersosial di puspem bisa nyaman. Jangann jauh-jauh soal ketertiban umum, kawasan puspem itu wajah asli Kabupaten Tangerang dan cerminan bagi kecamatan lain,” tegasnya.
Video durasi 1 menit 3 detik yang didapatkan bantenekspres.co.id, tampak seorang perempuan berbaju merah muda berkerudung hitam tidur di pangkuan pria berbaju abu-abu.
Perempuan di video itu tampak menggerakkan kepalanya naik turun diantara kedua kaki seorang pria. Adegan tak pantas itu berlangsung hingga satu menit lebih yang terekam kamera warga di sekitar lokasi.
Menanggapi hal itu, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna mengatakan, petugas sudah mengidentifikasi lokasi video viral yang berlokasi di dekat danau Puspemkab Tangerang.
“Saya dapat informasi hari Jumat begitu kami dapat dan di identifikasi dan cek lokasi tersebut. Tindakan selanjutnya agar tidak terulang lagi kami akan dilakukan pengamanan di objek tersebut dan di objek lain yang berpotensi. Kita patroli di kawasan Puspemkab Tangerang,” jelasnya.(*)











