Hasil Uji Coba Sampah Tangsel Diungkap Pemkot, Ini Catatan Pentingnya

Ketua Satgas Percepatan Pembangun dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil saat diwawancarai wartawan.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Serang mengungkap hasil uji coba pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPA Cilowong, Kecamatan Taktakan. Uji coba tersebut merupakan bagian dari evaluasi awal pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan sampah antar daerah yang saat ini masih dalam tahap penilaian sebelum diputuskan keberlanjutannya.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan uji coba dilakukan berdasarkan kesepakatan rapat terakhir dengan masyarakat di Kecamatan Taktakan. Dalam kesepakatan tersebut, terdapat sejumlah poin teknis dan nonteknis yang menjadi fokus evaluasi pemerintah. “Uji coba ini dilakukan berdasarkan kesepakatan rapat terakhir dengan masyarakat. Ada beberapa poin yang menjadi fokus evaluasi,” ujar Wahyu, Selasa (7/1).

Bacaan Lainnya

Poin pertama yang dievaluasi adalah memastikan seluruh kendaraan pengangkut sampah benar-benar merupakan armada baru. Kedua, memastikan setiap kendaraan memiliki penampungan air lindi. Ketiga, memastikan truk sampah menggunakan terpal penutup sesuai standar. Keempat, memastikan sampah yang diangkut merupakan sampah baru, bukan sampah dari timbunan lama.

Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, Wahyu menyampaikan bahwa secara umum ketentuan tersebut telah dipenuhi. Proses pemantauan juga melibatkan masyarakat yang secara sukarela ikut melakukan pengawasan langsung.

“Dari hasil pengawasan kami dan partisipasi masyarakat, kendaraan yang digunakan memang baru. Terpal yang rusak langsung diganti di lapangan. Untuk air lindi memang masih ditemukan pada tampungan, namun tetap dalam pengawasan. Sampah yang diangkut juga dipastikan merupakan sampah baru,” jelasnya.

Selain aspek teknis, Pemkot Serang juga mencatat adanya evaluasi terhadap kondisi psikologis dan kebatinan masyarakat sekitar TPA Cilowong. Menurut Wahyu, faktor ini menjadi bagian penting dalam menilai dampak kerja sama secara menyeluruh. “Kami juga mengevaluasi kondisi psikologis dan kebatinan masyarakat. Ini menjadi masukan penting bagi Kepala Daerah dalam mengevaluasi PKS yang ada,” katanya.

Seluruh hasil evaluasi uji coba tersebut, lanjut Wahyu, akan segera dilaporkan kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi. Laporan tersebut menjadi dasar bagi pimpinan daerah untuk menentukan langkah selanjutnya terkait kelanjutan kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Tangerang Selatan. “Seluruh hasil evaluasi akan kami sampaikan kepada Wali Kota. Keputusan akhir sepenuhnya menjadi kewenangan pimpinan. Kami hanya menyampaikan kondisi objektif di lapangan,” tegasnya. (*)

Pos terkait