PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Panitia menyiapkan 14 arena pertandingan yang tersebar di berbagai titik wilayah Kecamatan Pagedangan untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Penempatan arena dilakukan secara terencana agar seluruh cabang lomba dapat berjalan optimal sekaligus mudah diakses oleh masyarakat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang Chaidir mengatakan, bahwa penyebaran arena MTQ di sejumlah masjid, sekolah, dan ruang publik bertujuan mendekatkan kegiatan syiar Al-Qur’an dengan masyarakat.
“Kami ingin MTQ ini benar-benar terasa di tengah masyarakat. Karena itu arena lomba kami sebar di berbagai lokasi strategis agar warga bisa menyaksikan langsung dan memberikan dukungan kepada para kafilah,” jelasnya, Selasa 6 Januari 2026.
Ia menjelaskan, setiap arena telah ditentukan sesuai dengan karakter dan kebutuhan cabang lomba. Cabang tilawah dewasa dan qiro’ah sab’ah dipusatkan di Lapangan Rans Nusantara, sementara tilawah remaja dan MHQ 5 juz digelar di TMP Raden Arya Wangsakara. Untuk kategori anak-anak, lomba tilawah kanak-kanak dan MHQ 1 juz berlangsung di halaman KUA Pagedangan.
Selain itu, cabang hafalan Al-Qur’an dengan jumlah juz lebih besar ditempatkan di masjid-masjid utama, seperti MHQ 10 dan 20 juz di Masjid Al-Muttaqien, serta MHQ 30 juz di Masjid Itihadul Ulum. Sementara cabang tafsir Al-Qur’an bahasa Arab, Indonesia, dan Inggris dipusatkan di Masjid Raya Baitul Mukhtar.
“Penempatan arena ini juga mempertimbangkan kenyamanan peserta, dewan hakim, dan jamaah yang hadir. Kami berharap seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung khidmat dan tertib,” jelasnya.
Tak hanya cabang tilawah dan tahfiz, MTQ kali ini juga mempertandingkan cabang kaligrafi Al-Qur’an di MA Raudlatul Irfan, karya tulis ilmiah Al-Qur’an di MTsN 5 Tangerang, serta Musabaqah Fahmil dan Syarhil Qur’an yang digelar di lingkungan sekolah dan kantor kecamatan.
Untuk memudahkan masyarakat, panitia menyediakan QR Code lokasi arena yang dapat dipindai untuk mendapatkan rute langsung melalui Google Maps. Fasilitas ini diharapkan membantu pengunjung menemukan arena lomba secara presisi tanpa kebingungan.
Chaidir mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk turut hadir dan memeriahkan MTQ sebagai bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana syiar dan edukasi. Kami mengajak masyarakat datang bersama keluarga untuk menyaksikan dan mendukung para peserta,” pungkasnya.(*)











