TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID -Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan bantuan sosial beasiswa pendidikan tinggi kepada 576 mahasiswa di tahun 2025 kemarin. Setiap mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp 6 juta per orang per tahun, dengan total anggaran mencapai Rp 3,456 miliar.
Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu sebagai upaya memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghambat akses pendidikan tinggi.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Kami ingin memastikan mahasiswa Kota Tangerang tetap memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Jangan sampai pendidikan terhenti karena masalah biaya,” kata Sachrudin.
Menurutnya, peningkatan akses pendidikan diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga serta mendorong kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Program beasiswa tersebut mendapat apresiasi dari Peneliti Kebijakan Publik IDP-LP, Riko Noviantoro. Ia menilai beasiswa pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“Beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, tetapi investasi untuk menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh para penerima. Anggun, mahasiswi Universitas Negeri Jakarta, mengaku bantuan beasiswa sangat membantu kebutuhan akademiknya.
“Bantuan ini bisa digunakan untuk membayar kuliah dan membeli buku, jadi saya lebih fokus belajar,” katanya.
Hal serupa disampaikan Nisa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Tangerang. Ia berharap program beasiswa Pemkot Tangerang dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak mahasiswa.
“Beasiswa ini sangat meringankan beban saya dan orang tua,” tuturnya.
Pemkot Tangerang berharap, melalui program beasiswa pendidikan tinggi, semakin banyak generasi muda yang mampu menyelesaikan pendidikan dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)











