PONDO KAREN, BANTENEKSPREE.CO.ID – SDN Pondok Karya sukses menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Rabu–Kamis (PERKAMI) sebagai bagian dari program pembinaan kepramukaan bagi peserta didik, Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam itu diikuti dengan antusias oleh para siswa, guru pembina, serta tenaga kependidikan.
Selama Perkami, siswa mengikuti rangkaian kegiatan seperti scouting skills, jelajah malam, lomba yel-yel, hingga api unggun. Setiap aktivitas, dirancang agar anak-anak mampu mengembangkan karakter kepemimpinan.
Kepala SDN Pondok Karya Suriah mengatakan, bahwa perkemahan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana penting untuk membentuk karakter siswa. Karena, di Perkami siswa di latih dan dibentuk karakter mereka.
“Kami ingin anak-anak belajar mandiri, disiplin, dan mampu bekerja sama. Perkemahan ini memberikan ruang bagi mereka untuk merasakan pengalaman nyata, bukan hanya teori di kelas,”* ujarnya saat ditemui Bantenekspres.co.id di halaman sekolah, Kamis 11 Desember 2025.
Suriah menambahkan, salah satu momen paling berkesan adalah kegiatan api unggun pada Rabu malam. Para siswa menampilkan berbagai pentas seni seperti musik, puisi, dan drama pendek. Bahwa kegiatan seperti tersebut akan terus dikembangkan di SDN Pondok Karya.
“Kami ingin setiap tahun ada inovasi. Kegiatan harus relevan dengan tantangan zaman, tetapi tetap mengutamakan nilai-nilai kepramukaan. Melihat mereka tampil percaya diri di depan teman-temannya adalah kebahagiaan tersendiri. Ini bukti bahwa perkemahan mengasah keberanian mereka,”paparnya.
Ia menjelaskan, tidak hanya siswa, para guru juga terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Mereka memfasilitasi materi kepramukaan, memberi pendampingan, serta memastikan keamanan acara. Suriah menegaskan, bahwa kerja sama antara guru dan siswa menjadi kunci kesuksesan kegiatan.
“Saya bersyukur memiliki tim guru yang solid. Mereka bukan hanya mengajar, tetapi juga mendampingi anak-anak seperti orang tua sendiri. Dan eaya berharap anak-anak membawa pulang nilai-nilai yang mereka dapat. Keberanian, kedisiplinan, dan rasa saling menghargai adalah bekal penting untuk masa depan mereka,”tutupnya. (*)











