Tembok Belum Dibuka, Warga Kedaung Wetan Kepung Puspemkot Tangerang

Didominasi kaum emak-emak, Ratusan warga terisolir gelar aksi demonstrasi di Gerbang Puspem Kota Tangerang. Rabu 3 Desember 2025 siang. Foto Ahmad Syihabudin/Bantenekspres.co.id

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Ratusan warga Jalan Haji Dulloh RT 01 RW 02, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, menggelar aksi demonstrasi di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang (Puspemkot), Rabu 3 Desember 2025.

Aksi tersebut dipicu penutupan akses jalan oleh PT Grand Nirwana Indah (GNI) sejak 7 November 2025. Penutupan itu membuat ratusan warga terisolir dan kesulitan beraktivitas sehari-hari, sehingga menimbulkan keresahan yang semakin meluas.

Bacaan Lainnya

Dalam aksi tersebut, salah satu orator, Saiful Basri atau yang akrab disapa Bung Marsel, menegaskan bahwa warga menuntut tembok penutup jalan segera dibuka.

Ia bahkan menyatakan massa siap bermalam di depan gerbang Puspemkot Tangerang jika tidak ada keputusan pembukaan akses pada hari ini.

“Jika tembok itu tidak dibuka hari ini, kami akan tetap di sini hingga tuntutan warga Kedaung Wetan dipenuhi,” tegas Bung Marsel di hadapan peserta aksi.

Diketahui, DPRD Kota Tangerang hari ini, Rabu (3/12/2025) pukul 13.00 WIB, kembali mengundang direksi PT GNI untuk mengikuti pembahasan lanjutan Rapat Dengar Pendapat (RDP). Sebelumnya, pada RDP Kamis (27/11/2025), Komisi I DPRD telah menegaskan agar PT GNI membuka akses jalan tersebut. Namun hingga kini, instruksi itu belum diindahkan pihak perusahaan. (*)

Pos terkait