TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang akhir tahun 2025 tetap dalam kondisi terkendali.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan pihaknya terus menjaga stabilitas harga komoditas melalui pengawasan rutin oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang melibatkan unsur kepolisian sebagai leading sector.
“Satgas Pangan setiap hari turun ke lapangan. Mereka mengendalikan agar harga tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Itu arahan dari pusat,” ujar Suli, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, pada periode akhir tahun biasanya terjadi fluktuasi harga sejumlah komoditas. Namun kondisi terkini menunjukkan pasokan dan harga kebutuhan pokok masih stabil.
“Di pasar, harga bahan pokok tetap terkendali,” ucapnya.
Adapun komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, hingga berbagai kebutuhan sembako lainnya. Masyarakat juga dapat melihat langsung proses pemantauan yang dilakukan bidang perdagangan di dinas terkait.
Suli menegaskan Disperindagkop-UKM optimistis tidak akan ada lonjakan harga dalam waktu dekat. “Kita melihat tidak ada potensi kenaikan harga, karena dipantau terus oleh kita,” tegasnya.
Meski begitu, ia mengakui potensi permainan harga kerap terjadi di tingkat tengkulak menjelang Natal dan Tahun Baru. “Biasanya suka ada permainan tengkulak. Tapi kita kontrol terus, kita awasi terus. Mudah-mudahan mereka berpikir ulang untuk bermain. Setiap hari kita pantau dan laporkan,” terang Suli.
Ia menambahkan, keberadaan tengkulak acapkali sulit diidentifikasi langsung. Karena itu, penindakan biasanya menyasar pedagang apabila ditemukan harga yang tidak wajar.
“Pedagang biasanya hanya membeli dari pemasok. Kalau ada kenaikan harga tidak wajar, kita akan memberikan teguran. Walaupun leading sector-nya polisi, peneguran tetap tugas dinas,” katanya.
Suli berharap koordinasi antarinstansi dapat terus menjaga stabilitas harga hingga pergantian tahun. “Harapan kita, semua tetap terkendali. Stok aman, harga stabil, masyarakat tenang,” pungkasnya. (adv)











