Cisadane Digital Festival 2025 Banyak Hiburan Lebih Meriah

KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Event tahunan Festival Cisadane kembali digelar. Gelaran tahun 2025 ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Festival yang digelar di Jembatan Kaca, Sungai Cisadane ini terasa berbeda dengan sajian hiburan yang lebih menarik dengan tambahan digitalisasi di acara.

Pengujung akan mendapat hiburan dengan keindahan pertunjukkan lampu warna-warni setiap malam. Kembang api. Lomba perahu dan band pengisi acara semua anak Tangerang. Tidak ada artis top yang diundang seperti tahun sebelumnya. Festival kali ini lebih memprioritas menggali potensi anak Kota Tangerang. Seniman-seniman diberikan panggung untuk menunjukkan kemampuannya.

Bacaan Lainnya

Tak lupa pelaku UMKM diberikan tempat untuk menjual dan mempromosikan dagangannya. Pemkot Tangerang menggelar semua pelayanan di area festival. Pada pembukaan Cisadane Digital Festival 2025, Rabu malam (12/11) dihadiri Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama jajaran Forkopimda Kota Tangerang ini menghadirkan konsep kolaboratif yang memadukan unsur tradisi, sejarah, dan digitalisasi dalam satu kemasan budaya kota.

“Yang spesial tahun ini adalah semangat kolaborasi dalam memadukan tradisi dan nilai sejarah melalui digitalisasi,” kata Sachrudin. Ia menegaskan semangat kolaborasi akan terus dirawat. Festival yang digelar di pinggir sungai Cisadane ini juga sebagai komitmen bersama untuk menjaga sungai Cisadane. “Sungai Cisadane sebagai sumber kehidupan dan kebanggaan warga Kota Tangerang,” tambahnya.
 

Festival yang berlangsung mulai 12 hingga 16 November 2025 ini menyuguhkan beragam kegiatan, antara lain panggung hiburan, kompetisi digital, bazar UMKM, stan pelayanan publik, serta job fair yang menghadirkan 1814 lowongan kerja.
 

“Cisadane Digital Festival diharapkan dapat menjadi signature event Kota Tangerang yang mampu menarik perhatian masyarakat luas,” kata Sachrudin.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah edukasi, promosi ekonomi, serta penguatan identitas kota.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan mengatakan, tahun ini festival dikemas lebih menarik dengan menonjolkan partisipasi pelaku ekonomi dan seniman lokal Tangerang.

“Cisadane Digital Festival tahun ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tapi juga wadah kolaborasi dan kreativitas masyarakat. Kami ingin masyarakat bisa menikmati hiburan khas Tangerang, sekaligus mengenal lebih dekat potensi daerahnya sendiri,” ujar Boyke.

Spesial dari tahun-tahun sebelumnya, festival tahun ini tidak menampilkan artis ibu kota, melainkan seluruh pengisi acara merupakan musisi lokal Tangerang. Langkah ini, menurut Boyke, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi talenta lokal agar semakin dikenal publik.

Selain panggung hiburan, Cisadane Digital Festival 2025 juga menghadirkan berbagai stand pelayanan publik digital, pameran UMKM unggulan, serta zona kuliner khas Tangerang yang siap memanjakan pengunjung.

Boyke menambahkan, konsep digital yang diusung dalam festival kali ini sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan kota pintar (smart city) yang berbasis pada kemajuan teknologi dan inovasi.

“Lewat festival ini kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan publik juga bisa dikemas secara kreatif dan menarik. Masyarakat bisa mendapatkan hiburan sekaligus informasi dan pelayanan dalam satu tempat,” jelasnya.

Festival yang digelar di bantaran Sungai Cisadane itu dipadati ribuan warga pada malam pembukaan. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat identitas budaya, ekonomi kreatif, dan semangat kebersamaan warga Kota Tangerang. (adv)

Pos terkait