PAGEDANGAN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kuliner khas Indonesia, siswa SMPN 2 Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan praktek memasak makanan tradisional. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang berkesempatan mengolah langsung berbagai hidangan khas Nusantara.
Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok mendapat tugas memasak menu tradisional sesuai resep yang telah ditentukan. Para siswa tampak serius dan berhati-hati dalam menyiapkan bahan serta mengolah masakan mereka.
Kepala SMPN 2 Pagedangan Agus Santoso mengatakan, praktek masak masakan tradisional salah satu cara sekolah mengenali makanan tradisional yang ada di Indonesia. Agar, siswa bisa tahu dan paham apa saja makanan tradisional yang ada di Indonesia dan nantinya siswa bisa mempromosikan makanan tradisional yang mereka buat.
“Jadi, praktek masak masakan tradisional ini sebagai salah satu pembelajaran kepada siswa agar mengetahui apa saja makanan tradisional yang ada di Indonesia. Jadi, siswa bisa lebih tahu dan bisa mencintai masakan khas Indonesia,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 6 November 2025.
Agus menambahkan, bahwa pihaknya juga meminta kepada siswa dengan praktek masak masakan tradisional di harapkan mereka bisa lebih kreatif dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Apalagi, dengan belajar praktek siswa bisa lebih berkembang dan bisa juga mengasah motorik mereka.
“Sesuai dengan kurikulum, belajar praktek adalah salah satu peningkatan semangat siswa dalam belajar. Sehingga, saat mereka mengikuti kegiatan belajar mengajar bisa lebih semangat dan bisa lebih produktif. Jangan sampai, siswa malas saat mengikuti kegiatan belajar mengajar,”paparnya.
Ia menjelaskan, para siswa juga harus bisa memahami bagaimana proses belajar praktek, jadi bukan hanya praktek saja tetapi tujuannya siswa bisa lebih paham dan bisa tahu prosesnya. Karena, kalau hanya tahu saja siswa tidak akan paham bagaimana prosesnya. Maka itu, belajar praktek harus tahu prosesnya dan itu harus di pahami oleh siswa.
“Belajar praktek bukan hanya sekedar praktek, tetapi siswa juga harus bisa lebih tahu prosesnya. Maka itu, dengan belajar praktek siswa akan tahu proses dari awal sampai dengan akhir. Dan itu tujuan dari belajar praktek yang kami terapkan,” tutupnya. (*)










