RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemkab Lebak siapkan anggaran Rp 20 miliar untuk kegiatan keagamaan. Dana itu, ada pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Porsi anggaran itu merupakan bagian dari komitmen dalam membantu kegaitan keagamaan dengan mengalokasikan anggaran. Tahun 2025 ini, Pemkab Lebak menggelontirkan anggran sebesar Rp20 miliar untuk intensif dalam bidang keagamaan.
Iyan Fitriana, Kabag Kesra Pemkab Lebak mengatakan, pengalokasian anggaran ini sebagai bentuk kepedulian sekaligus stimulus yang berperan dalam membangun Kabupaten Lebak.
“Walau dengan APBD yang minim dan terbatas, pemkab komitmen hadir untuk memfasilitasi dalam bidang keagamaan, meski pun sebetulnya domainnya Pemerintah Pusat,” kata Iyan Fitriana, kepada BantenEkspres saat dihubungi, Minggu 2 November 2025.
Dikatakan Iyan, bantuan bidang keagamaan terbagi dalam beberapa item di antaranya, intensif guru madrasah, intensif guru magrib mengaji serta insentif pengelolaan pimpinan pondok pesantren.
Selain itu, kata dia, terdapat juga bantuan perbaikan tempat ibadah, Madrasah Diniyah, fasilitasi Baznas, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan sebagainya.
“Untuk yang ponpes atau bantuan Madrasah Diniyah prosesnya sekarang melalui SIPD. Jadi setiap bulan Januari/Februari tahun perencanaan itu harus diinput,” ujarnya.
Iyan berharap, dengan adanya insentif tersebut bisa turut mendorong pembangunan manusia di Kabupaten Lebak serta dapat memiliki cara pandang moderasi beragama yang ideal.
“Selain itu juga meningkatkan komitmen kebangsaan, kerukunan, hingga cara pandang dalam membangun negara dengan mengedepankan kemajuan daerah,” ucap Ketua STAI Wasilatul Falah Lebak. (*)











