Usai Cekcok dengan Kekasih, Korban Terpeleset Nyebur ke Kali Angke

Tim SAR gabungan tengah mencari korban tenggelam di Kali Angke, sekitar Kelurahan Petir , Kecamatan Cipondoh, Senin, 20 Oktober 2025. Foto: istimewa

CIPONDOH,BANTENEKSPRES.CO.ID ,- Korban tenggelam di kali Angke kembali terjadi. Peristiwa itu sempat menghebohkan warga Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Diketahui, korban bermana Adi (30) warga Gang H. Lancong, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh tenggelam pada Senin dini hari sekira pukul 03.49 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, Deden mengungkapkan, korban sempat terlibat cekcok dengan kekasihnya. Tiba-tiba korban saat berjalan mengejar kekasihnya tercebur.

Bacaan Lainnya

“Kita sama teman lainnya lagi nongkrong. Tiba-tiba dia ribut sama ceweknya. Ketika ceweknya mau jalan pulang, dia mau ngejar, kayanya salah jalan, di situ ada lubang, dia tercebur ke bawah,” ujar Deden salah satu rekan korban.

Deden menyebut, ia bersama korban dan beberapa rekan lainnya sedang duduk santai di tepi kali sambil minum minuman beralkohol jenis Rajawali. Dia bersama rekan lainnya sempat dikagetkan teriakan pedagang kopi yang berada di sekitar lokasi yang melihat langsung saat korban terjatuh ke dalam kali.

“Tukang kopi teriak, ‘jatuh, jatuh!’ melihat korban saat berjalan di jembatan. Kita langsung lari ke bawah, tapi gelap banget. Sempat pake senter hape tapi udah ada, gak kedengeran suara juga,” ujar Deden..

Menurutnya, korban diduga terpeleset dan terjatuh saat berjalan di jembatan kali Angke, Kelurahan Petir.

Personel Rescue Kantor SAR Jakarta bersama unsur SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap korban.

“Kami dari Kantor SAR Jakarta bersama unsur SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban,” ungkap Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut Desiana, berdasarkan keterangan rekan korban yang saat itu berada di sekitar lokasi kejadian, sempat berupaya melakukan pencarian. Namun sosok korban belum ditemukan hingga akhirnya rekan korban melaporkan kejadian itu ke petugas.

Desiana menyampaikan, upaya pencarian korban dilakukan dengan melakukan penyisiran aliran kali menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi bawah air serta membongkar tumpukan sampah di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, tim juga melakukan penyisiran darat di sepanjang bantaran kali sejauh kurang lebih 1 km dari titik awal korban terjatuh.

Sejumlah personel dari berbagai unsur SAR gabungan turut terlibat dalam operasi pencarian, di antaranya Kantor SAR Jakarta, Damkar Batu Ceper, Yatim Mandiri, RMI, serta Damkar Ciledug.

Hingga kini tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota Tangerang masih melakukan pencarian korban di sepanjang aliran Kali Angke.

Petugas mengimbau masyarakat di sekitar lokasi agar tidak mendekat ke area pencarian dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi pencarian dijadwalkan dilanjutkan hingga malam hari bila kondisi memungkinkan. (*)

 

Pos terkait