PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pihak Panitia Haul ke-67 Syekh Abdul Qodir Al Jailani akan berikan santunan kepada keluarga dari seorang jamaah haul yang meninggal dunia di Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Ketua Umum Panitia Haul ke-67 Syekh Abdul Qodir Al Jailani Nurhanudin menyampaikan, pihaknya akan memberikan santunan kepada keluarga seorang jamaah haul yang meninggal dunia.
“Insyaallah, kami rombongan panitia Haul ke-67 Syekh Abdul Qodir Jailani, akan silaturahmi, takziah, sekaligus memberikan santunan kepada keluarga almarhum di Serang,” ucapnya, kepada bantenekspres.co.id, Rabu, 8 Oktober 2025.
Selepas acara Haul, tuturnya, sebagian panitia mencapai 6 bus langsung berziarah ke wilayah Kalimantan.
Kemudian, setelah pulang berziarah berlanjut silaturahmi, takziah, dan memberikan santunan kepada keluarga almarhum yang meninggal saat Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani di Cilongok Pasar Kemis.
“Jadi kunjungan santunan ke Serang, sudah jadi agenda tambahan kami juga,” ungkapnya.
Sebelumnya, Nurhanudin mengucapkan, turut berduka cita atas kepulangan Muhamad Payudin ke rahmatullah.
“Semoga dimuliakan kedatangannya, dilapangkan kuburnya, diterima amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan dirahmati Allah Subhanahu Wa Taala,” ucapnya.
Muhamad Payudin, usia 24 tahun, adalah seorang jamaah Haul yang meninggal dunia asal Kampung Nagreg, RT 04 RW 01, Desa Blokang, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.
Semasa hidupnya, Payudin bin Rohmat dikenal sebagai santri yang sering andil dalam acara keagamaan di lingkungan pondok pesantren dan masyarakat.
Selain itu, selagi ada kesempatan dan waktu luang, Payudin senang mengikuti pengajian mingguan di Masjid Al Istiqlaliyyah Cilongok Pasar Kemis.
Walaupun, Payudin adalah anak yatim piatu, ia tak patah semangat untuk kebersamaan memuliakan para guru.
Pada akhir acara Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani, kepulangannya ke rahmatullah diumumkan langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Istiqlaliyyah Cilongok KH Tohawi Romli atau dikenal dengan nama Abah Entoh.
“Kita bacakan Al Fatihah, untuk jamaah yang dari Kabupaten Serang, yang meninggal dunia, berusia 24 tahun, mudah-mudahan diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, diberkati ummul quran,” ucapnya, mengajak para jamaah berdoa. (*)









