PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Saga IV, Kecamatan Balaraja, mengunjungi SDN Pasar Kemis III dalam rangka studi banding untuk kemajuan dan pengembangan sekolah agar SDN Saga IV bisa mendapatkan ilmu dari hasil kunjungan ke SDN Pasar Kemis III.
Dalam kunjungannya, SDN Saga IV di sambut hangat oleh Kepala SDN Pasar Kemis III Aan Tartika, bahkan seluruh guru SDN Pasar Kemis III juga menyambut para guru SDN Saga IV yang datang untuk melakukan studi banding dan juga melihat kondisi SDN Pasar Kemis III.
Kepala SDN Saga IV Babay Aryati mengatakan, bahwa studi banding yang dilakukan sebagai bentuk pembelajaran untuk pengembangan dan juga kemajuan sekolah. Maka itu, penting dilakukan studi banding agar bisa mengkolaborasikan apaa yang ada di sekolah dengan hasil studi banding.
“Ke datangan kami dalam rangka belajar untuk bisa mengembangkan dan memajukan sekolah. Artinya, dengan kunjungan ini kami bisa serap ilmu yang ada di SDN Pasar Kemis III. Dan kami, akan mengkolaborasikan dari hasil kunjungan dengan apa yang kita miliki saat ini, ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 24 September 2025.
Babay menambahkan, bahwa banyak sekali ilmu yang bisa di pakai, salah satunya pengelolaan sekolah hijau dan sekolah sehat, karena SDN Pasar Kemis III telah mendapatkan Adiwiyata Nasional dan itu perlu di contoh.
“Banyak sekali yang bisa kami terapkan di SDN Saga IV, karena banyak sekali ilmu yang kami dapat di SDN Pasar Kemis III ini. Semoga, hasil yang kami dapat bisa kami kembangkan dan bisa kami terapkan agar bisa maju dan berkembang,”paparnya.
Sementara itu Kepala SDN Pasar Kemis III Aan Tartika menjelaskan, kedatangan SDN Saga IV sangat senang, karena masih ada sekolah yang mau belajar bersama dan berkemah bersama. Pihaknya, sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung ke SDN Pasar Kemis III.
“SDN Saga IV adalah sekolah yang ke sekian kali dari beberapa sekolah yang datang melakukan studi banding. Karena, memang kami sangat terbuka dan sangat senang jika ada sekolah yang mau belajar bersama demi kemajuan sekolahnya,”tutupnya. (*)
Reporter : Randy Yastiawan











