BANTENEKSPRES.CO.ID, KOTA TANGERANG — Semester pertama 2025, Pemkot Tangerang telah menuntaskan rekonstruksi jalan kota dan jalan lingkungan. Sebanyak 40 jalan kota yang tingkat kerusakannya parah telah tuntas direkonstruksi. Sementara 350 jalan yang berada di lingkungan rumah-rumah penduduk telah selesai rekonstruksi dengan konblok.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pembangunan infrastruktur sangat krusial. Bukan hanya untuk mengurai kemacetan dan memperlancar konektivitas, tetapi juga sebagai pendukung pergerakan mobilitas masyarakat dan distribusi barang,” kata Sachrudin.
Ia menjelasn pembangunan infrastruktur bukan hanya meningkatkan daya saing wilayah. “Tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan 40 ruas jalan kota dan 350 titik jalan lingkungan telah rampung diperbaiki.
“Ini sebagai salah satu langkah konkrit untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan di Kota Tangerang,” jelasnya.
Jalan kota yang telah selesai direkonstruksi antaralain Jalan Raya Bayur, Jalan Sangego Selatan, Jalan Moh. Toha, Jalan Kian Santang, Jalan Imam Bonjol, Jalan Suryadharma, Jalan Irigasi Sipon, dan lainnya.
Tidak hanya itu, Pemkot Tangerang juga telah membangun lima ruas jalan utama yang meliputi Jalan Cisadane Barat Bayur, Jalan Lio Baru Neglasari, Jalan Kali Bawah Cipondoh, Jalan Sisi Bawah Pembuangan Semanan yang menghubungkan kawasan Green Lake City Cipondoh menuju Jakarta.

Selain jalan, pemkot juga membangun 19 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah, seperti di Jembatan Irigasi Sipon, Jembatan Ketapang, Jembatan SP. Semanan, Jembatan Cikoneng dan sebagainya.
Selain itu, Pemkot Tangerang terus menjalin proses koordinasi untuk memastikan progres pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah lainnya bisa berjalan lancar.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto mengapresiasi langkah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang atas keberhasilannya melaksanakan rekonstruksi 40 ruas jalan kota serta perbaikan 350 titik jalan lingkungan.
Capaian ini dinilai sebagai bentuk respons cepat dan positif pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat mengenai infrastruktur jalan.
“Rekonstruksi ini merupakan langkah baik dari Pemkot Tangerang melalui Dinas PUPR dalam menangani laporan masyarakat. Sistem pelaporan kini telah terintegrasi dengan dinas terkait, sehingga realisasi program berjalan lebih efektif,” tuturnya.
Namun demikian, ia menekankan bahwa capaian ini belum boleh membuat pemerintah berpuas diri. Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menyangkut perbaikan jalan-jalan kota dan jalan provinsi yang tidak sepenuhnya berada dalam kewenangan pemerintah kota.
“Kami mendorong adanya koordinasi lebih intensif antara Pemkot Tangerang dengan instansi di level provinsi maupun pusat agar jalan-jalan rusak di luar kewenangan kota pun bisa segera diperbaiki demi keselamatan para pengguna jalan,” ungkapnya. (adv)











