SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Rencana Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, untuk meniti karier di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten nampaknya tidak berjalan mulus. Hal itu diketahui setelah Wali Kota Serang, Budi Rustandi, secara tegas tidak memberikan izin dan meminta Nanang tetap mengabdi hingga masa pensiun.
Menanggapi keputusan tersebut, Nanang menyatakan sikap legowo. Ia menegaskan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dirinya akan selalu taat pada aturan serta kebijakan pimpinan.
“Yang pertama, tentu saya sebagai ASN sejak awal sudah menyampaikan bahwa apapun yang saya lakukan pasti selalu mengedepankan etika pemerintahan. Saya sudah izin kepada beliau, dan kemarin beliau menegaskan agar saya tetap mengabdi di Kota Serang sampai masa pensiun, sekitar dua tahun lagi,” ujar Nanang saat dikonfirmasi Banten Ekspres, Selasa 9 September 2025.
Menurutnya, penempatan tugas di manapun bukanlah persoalan besar. Ia justru ingin memberikan teladan kepada ASN yang lebih muda, bahwa jabatan adalah amanah dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Bagi saya, apapun kebijakan yang disampaikan oleh Pak Wali Kota, tentu akan saya jalankan secara profesional. Saya yakin tidak ada satu pimpinan yang bisa berhasil tanpa melibatkan kolaborasi dengan OPD maupun stakeholder masyarakat Kota Serang,” ungkapnya.
Nanang menilai, dinamika pro dan kontra dalam pembangunan adalah hal wajar. Namun, sebagai Sekda, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi dengan pimpinan daerah.
“Intinya, semangat membangun bersama Pak Wali Kota harus kita dukung bersama. Saya pribadi tetap taat dan takzim terhadap apa yang diperintahkan pimpinan,” ujarnya.
Disinggung soal surat panggilan dari Pemprov Banten, Nanang mengaku menyerahkan sepenuhnya pada kewenangan pimpinan.
“Ya, memang akhir bulan ini katanya ada pembahasan. Namun, saya serahkan sepenuhnya kepada pimpinan. Kalau beliau sudah menyampaikan, berarti sudah ada komunikasi dengan pimpinan pemerintah provinsi,” jelasnya.
Ketika ditanya apakah masih ada keinginan berkarier di provinsi, Nanang menegaskan dirinya tidak berada pada posisi tawar-menawar.
“Seperti saya katakan di awal, ini bukan soal tinggi atau rendah keinginan. Kalau pun saya tidak diizinkan, maka tentu saya tidak bisa melaksanakan itu. Prinsip saya, siap bekerja di mana saja. Jangan dipahami seolah-olah ada perdebatan. Saya legowo,” ucapnya.
Nanang menambahkan, saat ini dirinya justru merasa tertantang mendampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang masih muda serta penuh semangat.
“Apalagi, saya sekarang mendampingi pimpinan yang dua orang nota bene anak-anak muda penuh semangat, dengan pemikiran futuristik untuk kemajuan Kota Serang. Jadi, saya harus legowo. Sebagai ASN tidak ada posisi bargaining apapun. Kalau memang ditugaskan mengabdi di Kota Serang, saya siap. Tidak ada masalah,” tandasnya.(*)









