TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan duka mendalam meninggalnya pelajar asal Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang saat aksi di Jakarta Barat.
“Semoga almarhum diterima amal ibadahnya. Diterima iman islamnya, diampuni segala khilafnya, dosanya. Keluarganya diberikan ketabahan,” pintanya usai melantik pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Gedung Serba Guna Puspemkab Tangerang, Selasa, 2 September 2025.
Senada, Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pelajar SMKN 14 Kabupaten Tangerang berinisial ALF. Korban meninggal dunia di RS Jakarta.
“Korban per tanggal 28 Agustus berangkat sekolah. Lalu, izin dengan pihak sekolah untuk mengurusi ibunya. Yang bersangkutan tidak memiliki handphone dan tidak memiliki identitas diri. Dari orang tua, yang bersangkutan hobi dan sering mendaki dan hilang handphone dan kartu pelajarnya saat mendaki,” jelasnya.
Informasi keberadaan korban didapat setelah dua hari sejak kepergian dari sekolahnya per 28 Agustus. “Informasi dari pesan broadcast, korban di rumah sakit. Kaka korban dan keluarga ke sana memastikan adiknya sebagai korban,” jelasnya.
Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan insentif di Ruang ICU RS Jakarta. “Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga. Apakah kasus ini dilaporkan, tapi memang mohon maaf orang tua sudah ikhlas dan tidak dilaporkan,” jelasnya.(*)
Reporter: Asep Sunaryo










