Pengelolaan Arsip Provinsi Banten Perlu Ditingkatkan

Kepala ANRI Mego Pinandito memberikan sambutan dalam acara penyerahan penghargaan kepada kabupaten/kota dan perangkat daerah yang tertib arsip terbaik pada 2024 di Provinsi Banten, di aula Pendopo Gubernur Banten, Selasa 26 Agustus 2025. Foto: Syirojul Umam/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mencatat, nilai pengelolaan arsip Provinsi Banten mencapai 75,91 poin atau masuk kategori sangat baik. Meski begitu nilai tersebut masih perlu ditingkatkan ke level sempurna, hal itu memastikan akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah.

Hal itu diungkapkan Kepala ANRI, Mego Pinandito usai menghadiri penyerahan penghargaan kepada kabupaten/kota dan perangkat daerah yang tertib arsip terbaik pada 2024 di Provinsi Banten, di aula Pendopo Gubernur Banten, Selasa 26 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya

Kegiatan penyerahan penghargaan dilakukan langsung Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah.

Mego mengatakan, nilai pengelolaan arsip daerah menjadi salah satu bukti bahwa daerah tersebut memiliki akuntabilitas dan transparansi, hingga mengamankan arsip vital negara agar tidak hilang atau rusak.

Meski begitu, peningkatan nilai tersebut tidak hanya dilakukan oleh Pemprov Banten sendiri, melainkan perlu koordinasi antara dinas-dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk mengidentifikasi kekurangan.

“Sehingga nanti Banten itu akan majunya bersama, jadi enggak ada yang ketinggalan dan sebabnya kami selalu berkoordinasi juga dengan teman teman di Kabupaten kota dengan Pemprov Banten untuk melihat mana yang masih kurang,” katanya.

Menurut Mego, pengelolaan arsip sangat penting salah satunya dilakukan untuk pengembangan suatu daerah, karena penggunaan data arsip bisa untuk analisis tren pembangunan dan solusi terhadap masalah masyarakat.

“Misalnya pengembangan di penyeberangan Cilegon, dulu kan masalahnya kompleks bahkan kemacetan tak bisa dihindarkan. Dengan adanya data arsip bisa mengadopsi pengembangan dari daerah dan buktinya sekarang sudah lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, sistem arsip di Provinsi Banten juga harus terus ditingkatkan, yang mencakup perlindungan, dan pengawasan terhadap arsip.

Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya bimbingan teknis, supervisi, dan fasilitasi oleh dinas terkait untuk mendukung pengembangan hal tersebut.

“Fokus utama adalah pada penyediaan sumber daya manusia yang memadai untuk memenuhi kebutuhan di berbagai unit. Selain itu, ada penekanan pada gerakan nasional budaya tertib arsip yang melibatkan semua pimpinan,” tuturnya. (*)

Reporter: Syirojul Umam

 

 

Pos terkait