SERPONG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Perhimpuan Indonesia Tionghoa (Inti) Kota Tangsel mengadakan acara nonton bareng film berjudul “Lyora: Penantian Buah Hati”. Nonton bareng tersebut dilaksanakan pada 12 dan 13 Agustus 2025 lalu di XXI Aeon Mall BSD City, Kabupaten Tangerang.
Nonton bareng yang diadakan dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia tersebut diikuti oleh ibu-ibu dan warga Kota Tangsel, yang sekaligus menjadi momentum untuk bersilaturahmi dan menguatkan rasa kebersamaan.
Ketua Perhimpunan Inti Kota Tangsel Santo Wirawan mengatakan, Lyora: Penantian Buah Hati adalah film yang mengisahkan tentang penantian, keajaiban, serta perjuangan mental seorang wanita dan dukungan luar biasa dari sang suami.
“Kisah nyata ini berpusat pada perjalanan Meutya Hafid, Ketua Komisi I DPR RI kala itu dan suaminya, Fajrie, yang berjuang menantikan kehadiran buah hati di tengah kesibukan karier dan kehidupan mereka,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 18 Agustus 2025.
Santo mengaku, pihaknya mengajak para ibu-ibu dan pasangan muda yang belum dikaruniai momongan untuk senantiasa bersabar dan terus memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kami percaya, dengan kesabaran, ketekunan dan doa yang tulus, tidak ada yang mustahil. Setiap doa yang dipanjatkan akan diwujudkan oleh Tuhan, dan selalu ada jalan serta mukjizat yang akan terwujud,” tambahnya.
Santo juga mengingatkan para suami untuk selalu menjadi pendamping yang sabar dan siap mendampingi istri dalam setiap proses perjuangan mereka. Dalam kesempatan tersebut, para ibu yang hadir mengenakan busana kebaya, sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya khas Indonesia.
“Kami bangga bisa menggelar acara ini sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjaga warisan budaya tradisional di tengah arus deras budaya asing,” jelasnya.
Menurutnya, ada 2 makna penting yang dapat diambil dari kegiatan nonton bareng tersebut. Yakni, perbedaan harus dijadikan kekuatan yang menyatukan dan keimanan, kesabaran, ketekunan, serta semangat pantang menyerah akan membawa mimpi menjadi nyata,” tuturnya.
“Semoga Indonesia semakin tangguh dan berjaya, mampu bersaing di kancah internasional di usia kemerdekaannya yang ke-80 tahun ini. Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia,” tutupnya. (*)
Reporter : Tri Budi











