Trafo Listrik PLN di Waringinkurung Digondol Maling

Bagian trafo di jalan Kampung Sipanjang, Desa Sampir, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang acak-acakan, Jumat, 15 Agustus 2025 pagi.

WARINGINKURUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Trafo listrik PLN yang berada di tiang listrik Jalan Kampung Sipanjang, Desa Sampir, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang dicuri, Jumat, 15 Agustus 2025 sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat tindakan itu, listrik di sejumlah rumah warga di dua kampung, yakni Kampung Sipanjang dan Pakembaran, Desa Sampir, padam.

Pantauan BANTENEKSPRES.CO.ID di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, trafo dalam kondisi acak-acakan di atas tanah. Bungkus trafo sudah terbuka. Beberapa bagian dalam trafo pecah. Tak tahu bagian trafo mana yang dibawa maling.

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga yang melintas di jalan itu berhenti. Mereka berbincang  kejadian yang ada di atas bukit tersebut. Salah satu warga setempat Anas mengatakan warga tidak tahu saat kejadian, karena lokasi trafo jauh dari permukiman warga. Ia tahu jika trafo itu dicuri dari warga yang melintas. “Iya listrik di kampung mati. Belum dilaporkan ke polisi,” katanya.

Insiden itu sudah disampaikan ke petugas PLN UP3 Banten Utara di Kota Serang. Petugas tersebut telah meneruskan ke petugas PLN di Kota Cilegon untuk segera ditangani.

Berdasarkan penelusuran dari google.com, trafo listrik atau transformator adalah perangkat yang mengubah tegangan listrik arus bolak-balik (AC) dari satu tingkat ke tingkat lain. Trafo bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik dan memiliki peran penting dalam distribusi energi listrik, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri.

Trafo berfungsi menaikkan atau menurunkan tegangan listrik sesuai kebutuhan, memastikan listrik dapat didistribusikan dengan aman dan efisien dari pembangkit listrik ke rumah, dan memungkinkan penggunaan perangkat listrik dengan tegangan yang berbeda-beda. (*)

Reporter: Sutanto

 

 

Pos terkait