SDN Bojong IV Menjadi Lokasi Safari Dongeng Palestina

Siswa SDN Bojong IV, saat mendengar dongeng dari Kak Silo dan Milo dalam rangka safari dongeng palestina. Randy/Banteneskpres.co.id

CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Bojong IV, Kecamatan Cikupa, mengajak siswanya untuk mendengarkan dongeng Kak Silo dan Milo dalam rangka safari dongeng palestina bersama Lembaga Amil Zakat Al-Aqsha untuk membantu warga Palestina yang saat ini masih membutuhkan bantuan.

Para siswa SDN Bojong IV, terlihat serius mendengarkan dongeng. Bahkan, mereka juga terlihat antusias karena di beberapa dongeng yang di ceritakan ada cerita yang seru dan penuh inspirasi dan inovasi. Tidak hanya para siswa, guru yang ada di SDN Bojong IV juga terlihat antusias mendengarkan cerita dari Kak Silo.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Bojong IV Rospilin mengatakan, kegiatan dongeng yang dilakukan salah satu kegiatan road show dari Lembaga Amil Zakat Al-Aqsha untuk mengajak menyalurkan bantuan untuk warga Palestina yang saat ini masih sangat butuh bantuan.

“Kami sangat senang, pihak Lembaga Amil Zakat Al-Aqsha datang menghibur para siswa. Tidak hanya menghibur, kami juga membantu warga Palestina melalui lembaga Amil Zakat Al-Aqsha. Jadi, kita juga mengajarkan ke siswa untuk memiliki rasa kepedulian antar sesama walaupun jauh lokasi,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 14 Agustus 2025.

Rospilin menambahkan, dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat Al-Aqsha, siswa jadi tahu kondisi warga Palestina seperti apa. Bahkan, para siswa juga sangat antusias saat mendengarkan cerita kondisi warga Palestina. Bahkan, para siswa juga ada yang sebagian tahu.

“Para siswa juga sebagian tahu dari orangtua mereka, dari berita, dan juga melihat di YouTube. Mereka, jadi tahu kondisi palestina seperti apa. Kita juga harus bisa menjelaskan, bahwa kondisi Palestina seperti itu karena apa agar tidak salah persepsi,”paprnya.

Ia menjelaskan, pihaknya sangat senang para siswanya bisa peduli terhadap oranglain, karena memang harus di tanamkan rasa peduli dan juga. Jadi, bisa dikatakan siswa mempunyai jiwa kepedulian terhadap sesama, lingkungan, dan juga terhadap mahluk hidup.

“Kita harus dari sekarang memberikan pemahaman, agar bisa dilakukan oleh siswa dan bisa di terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, siswa bisa dengan mudah mengikuti arahan yang kita berikan. Semoga, bisa memberikan manfaat kepada para siswa,”tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait