SERANG — Harga beras medium kategori Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejak akhir Juni 2025 memiliki harga yang masih tinggi di pasaran. Bahkan harganya melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso usai rapat koordinasi pengendalian inflasi di aula Setda Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (7/7).
Babar mengatakan, berdasarkan hasil survei di lapangan harga beras medium SPHP sudah mengalami kenaikan sekitar 1 persen, atau dari HET sebesar Rp12.500/kg, naik Rp13.000/kg dengan selisih Rp500. Bila tidak segera diatasi maka harga akan terus mengalami kenaikan.
“Kalau SPHP tidak segera digelontor harga naik terus,” katanya kepada awak media.
Ia menjelaskan, tingginya harga beras medium diakibatkan oleh beberapa faktor, salah satunya karena permintaan yang tetap, sementara pasokan cadangan panen mulai menyusut.










