Setelah ziarah, sekitar 2000 masyarakat berkumpul dan menyantap sajian nasi tumpeng yang dibalut masakan daging kambing dari hasil bumi setempat secara bersama-sama. Tradisi ini menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi serta menanamkan nilai kebersamaan dan gotong royong.
“Kami masyarakat Cidadap berharap tradisi ini terus berjalan tidak hilang ditelan jaman. Selain itu, kami juga berharap jalan akses di wilayah kami bisa cepat diperbaiki oleh pemetintah. Sehingga, wilayahnya bisa berkembang dan maju,” ujarnya.
Dulhalim, tokoh masyarakat sekaligus selaku juru kunci menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara ini dan berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur menuju Kampung Cidadap. Karena, Seren Taun Ngembang bukan hanya ritual adat, melainkan cermin dari nilai-nilai kearifan lokal yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Sunda.











