Alya keluar sebagai juara ketiga dan meraih medali perunggu setelah mampu mengangkat total angkatan 216 kg dengan 6 angkatan bersih di angkatan snacth dengan 96 kg lalu di clean and jerk dengan angkatan 120 kg.
“Ini berhasil memecahkan rekor nasional kelas 81 kg yang ia raih di PON XXI/2024 Aceh baik di snacth yang semula 91 kg jadi 96 kg dan clean and jerk dari 110 kg serta total angkatan dari 201 kg menjadi 216 kg,” jelas Albert pelatih angkat besi Kabupaten Tangerang yang juga ayah Alya.
Selain itu dikemukakan Albert, angkatan Alya di Kejuaraan Dunia Remaja ini memecahkan rekor angkatan di Pelatnas. “Sebelumnya di Pelatnas angkatan Alya mampu mengangkat 95 kg, 116 kg dan 211 kg di angkatan total,” ulas Albert.
Lebih jauh diungkap Albert, hasil ini selain membanggakan juga diharap menjadi modal buat Alya untuk berprestasi lebih baik lagi mengingat usia Alya masih terbilang muda yakni 16 tahun.
“Setelah ini mudah-mudahan dia bisa menembus masuk Pelatnas untuk persiapan SEA Games 2025 di Thailand,” tukasnya.(apw)











