Warga sipil tersebut saat ini telah diamankan dan ditahan di Polres Serang Kota, guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. “Jadi, pelaku ini bukan semuanya anggota TNI juga ada warga sipil. Jadi, mereka ini satu kelompoklah begitu,” ucapnya.
Ia menjelaskan bahwa kronologi awal pengeroyokan terjadi ketika dua anggota TNI berkumpul bersama rekannya yang warga sipil, meminum minuman keras kemudian berjalan ke arah Alun-alun Kota Serang.
“Ketika mereka berjalan ke arah Alun-alun ada semacam mungkin ejekan-ejekan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa ejekan yang memicu insiden tersebut bukan berasal dari anggota TNI, melainkan dari rekan anggota TNI sendiri. Hal itulah yang kemudian memicu respons dari sejumlah anggota yang berada di lokasi.
Akhirnya terjadilah perkelahian antara Anggota TNI dengan warga di TKP pertama pada Selasa (15/4) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB di depan Bank Banten, Jalan Veteran, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.











