Ita menambahkan, pihaknya juga meminta kepada siswa untuk bisa fokus saat mengikuti Sanlat tersebut. Ini karena pembelajaran ilmu agama yang lengkap hanya di dapat dalam Sanlat. Tujuannya, untuk memberikan pedoman hidup yang bisa digunakan dalam ibadah ataupun dalam sehari-hari.
”Ilmu yang didapat di Sanlat bisa siswa gunakan dalam ibadah ataupun dalam kehidupan sehari-hari. Jadi kita bimbing selama bulan Ramadan ini. Agar siswa memiliki karakter yang islami dan agamais,” paparnya.
Ia menjelaskan, kegiatan Sanlat tersebut digelar selama 5 hari. Walaupun dalam kondisi berpuasa, tidak ada siswa yang lemas dan tidak mengikuti kegiatan Sanlat. Karena ini sifatnya wajib sebagai pengganti kegiatan belajar umum.
”Tidak ada alasan siswa tidak masuk, semua wajib mengikuti. Jika tidak masuk maka kami anggap alfa dan akan kami tanya kepada orangtua alasan anaknya kenapa tidak mengikuti Sanlat di sekolah,” tutupnya.(ran)











