“Masing-masing disesuaikan, tentu dengan kekuatan APBD-nya masing masing,” jelasnya.
Meski begitu, terdapat dua kota yang tidak disubsidi oleh Pemprov Banten, yakni Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan. Kedua daerah itu tidak dikaper PBI karena dianggap telah mampu untuk mengakomodir masyarakatnya.
“Memang sudah kita tidak subsidi, karena dari sisi PAD nya cukup besar, jadi mereka mampu secara mandiri,” ungkapnya.
Dikatakan Ati, terdapat kasus warga kurang mampu yang telah dicabut subsidi dari Pemerintah Pusat. Hal itu dikarenakan Kementerian Sosial (Kemensos) tengah melakukan pembersihan data, sehingga terdapat sebagian warga merasa dirugikan.
“Setiap tahun itu ada saja yang seperti, bahkan ada yang meninggal dunia tapi masih masuk subsidi pembayaran BPJS Kesehatan,” tuturnya.
Meski begitu, ia meyakinkan bila terdapat masyarakat yang tercoret namun benar-benar tidak, maka akan ditanggung oleh Pemprov Banten.











