Desy menambahkan, dengan cara memuji mereka, diharapkan siswa tetap menjalankan ibadah puasa dan tetap semangat dalam mengikuti pelajaran. Jika tidak dengan cara tersebut, mereka akan susah dalam belajar saat berpuasa. Pada kenyataan, siswa SD sangat membutuhkan hal tersebut sebagai semangat dalam menjalankan ibadah puasa.
”Pujian yang dilakukan seperti, kalian hebat sudah puasa tetap semangat belajar. Harus dipertahankan, jangan sampai bolong puasanya. Pujian tersebut, membuat semangat siswa tetap terjaga dan produktif dalam belajar,”paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini 50 persen siswa menjalankan ibadah puasa setengah hari, ada juga yang full. Bahkan, siswa kelas 4 sudah melakukan ibadah puasa full sasau hari penuh. Walupun demikian, pihaknya tetap memberikan suport kepada siswa agar mereka terbiasa dalam menjalankan ibadah puasa.
”Kita harus beri apresiasi kepada mereka. Ini karena usia mereka memang belum wajib. Tetapi kita sebagai pendidik harus bisa memberikan edukasi kepada para siswa agar mereka tetap bisa menjaga semangat berpuasa dan belajar,”tutupnya.(ran)










