Koid menambahkan, tidak hanya kebun yang dimiliki, SMPN 1 Kemiri juga memiliki tempat untuk budidaya moggot. Budidaya moggot dilakukan untuk bahan praktik siswa juga, dan bisa dimanfaatkan hasil dari produksi moggot tersebut. Hasil dari penjualan moggot ini bisa digunakan untuk pangan unggas serta pupuk tanaman.
”Moggot yang ada kita gunakan praktik siswa. Selain itu juga bisa digunakan sebagai umpan unggas yang kita miliki. Bahkan moggot ini banyak manfaatnya setelah kita pernah mengikuti pelatihannya,” paparnya.
Sementara itu Camat Kemiri Hendarto menejalaskan, kedatangannya sebagai salah satu bentuk dukungan serta nantinya akan berkolaborasi dengan SMPN 1 Kemiri dalam pertanian dan ketahanan pangan. Ini karena fasilitas yang dimiliki SMPN 1 Kemiri sudah sangat lengkap, terutama dalam pengolahan ketahanan pangan.
”Nanti kita akan berkolaborasi. Saya lihat sangat lengkap dan juga sangat bagus untuk ketahan pangan di wilayah Kecamatan Kemiri. Jadi bisa juga untuk inspirasi wilayah dalam membentuk ketahanan pangan,” tutupnya.(ran)










