“Semoga kasus ini bisa segera diselesaikan dan pelaku mendapatkan hukuman sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya lagi.
“Saya harap agar para orang tua dan masyarakat sekitar lebih waspada lagi dan memantau setiap aktivitas anak-anak di lingkungan tempat tinggal maupun sekolah,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan bocah laki-laki diduga menjadi korban sodomi yang dilakukan terduga pelaku berinisial W (40) yang merupakan seorang guru ngaji di bilangan Kecamatan Ciledug.
Salah satu korban, F (18) mengungkapkan, pelaku diduga melakukan penyimpangan seksual terhadap anak laki-laki sejak lama. Hanya saja, korban termasuk dirinya tidak berani menceritakannya lantaran takut.
“Karena waktu itu korbannya belum ada yang berani speak up, pelaku ngelakuin sejak tahun 2000-an. Saya dulu pernah jadi korbannya, bahkan sampai tiga kali, cuma dilecehin aja, jadi punya saya dianuin sama pelaku, sudah lama sih waktu baru masuk SMP,” ungkap F saat dihubungi.











