Dirusak Oleh VAR, Dewa Bungkam Persita 4-0

Persita
KARTU MERAH: Gelandang serang Persita Fahreza Sudin harus menerima kenyataan mendapat kartu merah dan mengantar Persita Tangerang bertekuk lutut dengan skor 4-0.(Credit: Persita Media)

Usai laga Fabio Lefun­des pelatih Persita menyatakan kekalahan ini terjadi lantaran Dewa United bangkit dari hasil dua kali imbang. Dengan materi pemain bagus yang dimi­liki De­wa United mampu mem­­buat perta­hanan Persita cukup kere­potan.

Dan di babak kedua saat Fahreza Sudin di kartu merah dan Dewa United kembali mem­buat skor Lefundes melihat pe­main­nya mulai mem­beri sinyal menye­rah.

Bacaan Lainnya

“Di babak kedua saat kami mulai kembali membangun sis­tem, pemain kami kena kartu merah dan lawan membuat gol lagi. Ini membuat pemain kami beberapa menit menyerah,” ujar Lefundes.
Sejak kartu merah dikeluarkan Lefundes menyatakan Dewa United membunuh permainan Persita.

“Semua berubah saat kartu merah, mental pemain kami jatih dan sulit bangkit. Saya ber­tanya kenapa hanya untuk mem­beri kartu kuning wasit harus melihat VAR, semua sejak itu berubah,” tegas pelatih asal Brasil.

Lefundes pun meminta semua memikirkan kembali keputusan yang dihasilkan dari VAR. Karena menurutnya VAR seharusnya membuat sepakbola lebih baik bukan membuat kesalahan dalam sepakbola.

“Dengan penggunaan VAR wasit di Indonesia tidak memiliki ke­percayaan diri dan jika itu terjadi jangan merusak pertandingan,” tegasnya.(apw)

Pos terkait