“Dari situ saya percaya, dan saya ajak teman yang ingin kerja juga, setelah ketemu si calo ini minta tanda tangan surat perjanjian tapi suratnya dipegang dia,” sambungnya.
Setelah menandatangani surat perjanjian, Ela dan temannya ini, diminta uang muka atau jaminan oleh calo tenaga kerja sebagai tanda bukti memperlancar jalur memasukkan kerjanya.
Kemudian selang satu Minggu, calo ini kembali meminta uang pelunasan sembari berkata bahwa pada Oktober 2024 akan mulai masuk kerja. “Awalnya bayar uang muka, saya sebesar Rp4 juta dan teman saya juga Rp4 juta. Kemudian, si calo ini minta uang pelunasan saya kasih Rp4 juta dan teman Rp4 juta juga, totalnya saya Rp8 juta dan teman saya Rp8 juta digabungin Rp16 juta,” ujarnya.
BACA JUGA: Lima Calon TKI Kena Tipu, Dijanjikan Kerja Jadi Cleaning Service di Kuwait
Dikatakan Ela, awal komunikasi dengan calo ini pada September 2024 yang saat itu dijanjikan masuk kerja, pada salah satu perusahaan baterai di wilayah Cikande.











