Ngatiyah menambahkan, dalam pojok teknologi juga ada pemanfaatan aplikasi chromebook untuk pembelajaran. Ini karena dalam kurikulum merdeka, semuanya menggunakan chroombook. Dalam itu ada aplikasi pembelajaran yakni belajar.id. Jadi, siswa akan menggunakan aplikasi tersebut untuk belajar dan juga mengerjakan tugas.
”Jadi aplikasi chroombook ini sangat mudah digunakan untuk para siswa. Karena, semua materi pembelajaran langsung dari kementerian pendidikan. Kita hanya tinggal mengoperasikan saja, dan siswa juga lebih mudah menggunakannya,”paparnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini para siswa sudah bisa dan tahu mengoperasikan komputer atau laptop yang ada di sekolah. Soalnya ada beberapa mata pelajaran menggunakan chroombook.
”Kita hanya khawatir masalah jaringan saja, tetapi untuk hal lainnya tidak ada kendala dan berjalan dengan baik. Apalagi, para siswa sudah paham dan tau bagaimana cara mengoperasikannya. Kita hanya tinggal membimbing para siswa saja, selebihnya mereka mengerjakan tugas dan membaca materi pembelajaran dari chroombook,” tutupnya.(ran)











