Pasalnya, kata dia, hal tersebut mengganggu pengguna trotoar. Terlebih penyandang disabilitas.
“Ya itu (pedagang) kan sangat mengganggu banget buat teman-teman penyandang, terutama tuna netra,” katanya.
Dengan begitu, Teguh berharap pemkot Serang dapat meninjau kembali sarana prasarana yang dapat mendukung aktivitas para penyandang disabilitas di Kota Serang.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap fasilitas-fasilitas yang menunjang kemandirian para difabel di Kota Serang.
“InsyaAllah kedepannya akan kita usahakan adanya peningkatan lagi, baik dari segi pelatihan atau bantuan alat-alat bagi teman-teman disabilitas,” ujarnya. (een)











