Penerapan P5 Tingkat SD Perlu Dikaji, Orang Tua Siswa Harus Keluarkan Biaya Dalam Pembelajaran Praktik

Penerapan
MINTA DITINJAU: Penerapan P5 di tingkat SD minta ditinjau kembali, hal tersebut karena membebankan orangtua siswa.(Credit: Randy/Banten Ekspres)

Hadi menambahkan, kegiatan P5 diantaranya adalah pelajaran praktik, dan itu harus menge­luarkan biaya yang di keluarkan orang tua. Ini karena dari ke­giatan tersebut, ada biaya untuk kegiatan praktik, dan itu, sangat membenankan orang tua ka­rena harus beli bahan praktek ataupun sewa kostum saat ada kegiatan budaya.

”Saya rasa itu kurang efektif. Kasihan orang tua jadi saya harap Menteri baru bisa meng­kaji lagi masalah P5 di tingkat SD. Apalagi, di wilayah Keca­matan Teluknaga orang tua banyak yang kurang mampu dan itu sangat membenankan sekali. Kami pihak sekolah juga kurang sepakat jika orangtua harus mengeluarkan biaya un­tuk kegiatan P5,”paparnya.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan keberadaan Menteri Pendidikan yang baru bisa juga menyelesaikan per­masalah guru berstatus honorer menjadi P3K, karena di sekolah SD banyak guru honornya di­bandingkan guru berstatus P3K dan itu sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar.

”Di sekolah saya ini guru ho­norer banyak, dan yang bersta­tus PNS hanya beberapa orang. Jadi, saya harap permasalahan guru honorer bisa di perhatikan agar mereka bisa diangkat men­jadi guru P3K agar bisa menjalankan proses belajar mengajar dengan baik dan benar,” tutupnya.(ran)

Pos terkait