Menurutnya, tiap bulan ada sekitar 4.000 masyarakat yang datang untuk mengurus perizinan di MPP. Ada beberapa layanan yang kerap dan selalu ramai dikunjungi masyarakat.
“Yang paling banyak diakses PTSP itu Dukcapil, Imigrasi dan Bapenda,” jelasnya.
Pria yang biasa disapa Yoga ini menuturkan, pihaknya tetap terus mencoba untuk mengoptimalkan MPP. Termasuk mengajak bergabung beberapa tenant yang belum bergabung namun, banyak diakses masyarakat.
“Tiap hari ada tenant yang melebihi kuota layanan, contohnya Imigrasi. Jumlah harian yang dilayani imigrasi 30 layanan, ini sesuai kuota dan tempat yang tersedia. Namun, ada tenant yang layanan dibawah 10 layanan contohnya BPJS ketenagakerjaan,” tuturnya.
Yoga mengaku, tenant yang ada di MPP tidak bayar atau menyewa tempat. “Saya berharap keberadaan MPP dapat benar-benar dirasakan masyarakat dalam pengurusan perizinan di Tangsel,” tutupnya. (bud)











