TANGERAG — Guru harus bisa mempunyai komunikasi dengan siswa, dan para guru juga harus mempunyai komunikasi dua arah dengan siswa. Ini agar mereka mengerti dan paham dan juga tidak ada ketersinggungan antara siswa dan guru.
Dengan adanya komunikasi dua arah, diharapkan bisa membangun chemistry antara siswa dan guru. Dan itu, bisa meningkatkan mutu pendidikan dan kegiatan belajar mengajar (KBM) jadi lebih baik.
Kepala SMPN 1 Kemiri Muhammad Abdul mengatakan, pihaknya meminta kepada guru untuk bisa menjadi sahabat para siswa dan menjalani komunikasi dua arah. Dengan cara tersebut, para siswa akan lebih terbuka dan bisa berkomunikasi dengan baik.
”Kalau para guru menjadi sahabat para siswa, otomatis pembelajaran akan berjalan dengan baik dan siswa bisa sangat mudah mengerti materi yang diberikan. Karena, pola sekarang harus seperti itu dan jika terlalu keras maka siswa akan mogok belajar dan lebih banyak bolos sekolah,”ujarnya kepada Banten Ekspres, Kamis (6/6).











