Namun ia mengaku keputusan partai diserahkan sepenuhnya kepada ketua umum.
“Masalah gubernur atau wakil gubernur kita menunggu arahan DPP. Bu Iti adalah kader terbaik di Provinsi Banten, tentunya saya mendoakan yang terbaik, dan mudah-mudahan dapat memberikan kontribusinya untuk Banten,” ujarnya.
Saat diwawancara terkait pertemuan dengan Rano Karno, Arief mengaku, baginya sangat mungkin bisa dipinang oleh siapun.
“Sama ibu Iti bisa jadi saya dipinang menjadi Wakil Gubernur Banten. Karena politik semuanya cair, yang penting tadi saya ngobrol sama ibu Iti sangatlah luar biasa. Beliau curahkan pikirannya luar biasa untuk kemajuan Banten,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan beberapa program yang akan dijalankan bila terpilih sebagai Gubernur Banten. Diantaranya soal pendidikan, kesehatan, pengentasan pengangguran, dan lain sebagainya.
Menurutnya, pengangguran menjadi momok besar. Terlebih Banten menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi (TPT) secara nasional.











