Irwan menambahkan, lantaran anak didiknya masih menumpang SMPN 1 Teluknaga, maka jam sekolah mengikuti semua pembelajaran SMPN 1 Tekuknaga. Jika kegiatan belajar dan mengajar di SMPN 1 Teluknaga selesai, baru siswa SMPN 4 yang mengisi kelas untuk kegiatan belajar mengajar.
”Meskipun begitu, kita tidak menemui kendala, bahkan para siswa juga tidak Keberatan. Karena kita dibantu oleh SMPN 1 Teluknaga dan semua fasilitas sekolah ini bisa juga kita gunakan sementara,” paparnya.
Ia menjelaskan, pihaknya terus memonitor bangunan SMPN 4 Teluknaga, mulai dari sarana dan prasarana seperti ruang kelas. Bahkan, pemerintah daerah juga telah menurunkan kursi dan meja, dan tinggal diantarkan saja ke SMPN 4 Teluknaga.
”Adanya SMPN 4 Teluknaga menjadi kebutuhan warga karena nanti akan mengakomodir calon siswa yang akan masuk. Semoga bisa menjadi solusi di wilayah Teluknaga,”tutupnya.(ran)











