SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera bekerja menuntaskan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang. Selain itu, para aparatur sipil negara (ASN) juga diingatkan menjaga etika, baik dalam menjalankan tugas maupun saat menggunakan media sosial.
Pesan tersebut disampaikan Nanang usai melantik 29 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Senin. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dan bukan sesuatu yang bersifat permanen.
“Jabatan ini adalah sebuah amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan. Jabatan ini tidak bersifat langgeng. Sewaktu-waktu bisa berakhir sesuai ketentuan, bahkan apabila melakukan pelanggaran disiplin atau tindakan yang tidak sesuai norma dan aturan yang berlaku, tentu bisa saja dinonaktifkan,” katanya, Senin 27 Juli 2026.
Nanang menegaskan, seluruh pejabat harus fokus mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) juga diminta menyusun program yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Anggaran kita memang terbatas, sehingga kita harus pandai menyiasati agar anggaran sekecil apa pun dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat Kota Serang,” ujarnya.
Ia mencontohkan, dengan adanya kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang baru, program Serang Digital diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
“Kita memiliki program Serang Digital. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik dan seluruh program yang dijalankan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Selain mendorong peningkatan kinerja, Nanang juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga sikap dan perilaku, termasuk dalam menggunakan media sosial.
“Saya meminta seluruh ASN menjaga etika dan berperilaku baik, terutama di media sosial. Jangan sampai melakukan hal-hal yang secara etika kurang baik, apalagi sampai melukai hati masyarakat Kota Serang,” katanya.
Menurut Nanang, birokrasi juga harus mampu mengikuti ritme kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang mengedepankan kecepatan dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Kita harus mampu mengimbangi kepemimpinan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota yang menginginkan pekerjaan serba cepat dan tuntas. Sebagai birokrasi, kita harus adaptif terhadap gaya kepemimpinan tersebut,” tuturnya. (*)











