Hari Pertama KBM, SDN Cangkudu II Fokus Bangun Adaptasi dan Kemampuan Dasar Siswa Kelas 1

Hari pertama SDN Cangkudu II menggelar upacara bendera dan melakukan KBM usai menggelar MPLS untuk siswa baru. Randy/Bantenekspres.co.id

BALARAJA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Cangkudu II, Kecamatan Balaraja, mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) hari pertama bagi seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Pada hari pertama masuk sekolah, kegiatan pembelajaran difokuskan pada proses adaptasi siswa baru, khususnya peserta didik kelas 1, agar siap mengikuti pembelajaran di jenjang sekolah dasar.

 

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Cangkudu II, Endang Yusuf, mengatakan, siswa kelas 1 belum langsung diberikan materi yang berat. Para guru terlebih dahulu memberikan arahan mengenai mata pelajaran, jadwal pelajaran, tata tertib sekolah, hingga kebiasaan belajar yang akan diterapkan selama satu tahun ajaran.

 

“Pada hari pertama ini kami ingin memastikan seluruh siswa, khususnya kelas 1, merasa nyaman berada di lingkungan sekolah. Guru akan mengenalkan jadwal mata pelajaran yang sebelumnya juga sudah disampaikan kepada orang tua, sehingga anak-anak dapat mulai memahami aktivitas belajar mereka di sekolah,” ujar Endang Yusuf kepada Bantenekspres.co.id, Senin 21 Juli 2026.

 

Menurutnya, pembelajaran bagi siswa kelas 1 diawali dengan materi-materi dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Materi tersebut diberikan sebagai penguatan terhadap kemampuan yang telah diperoleh siswa saat masih menempuh pendidikan di taman kanak-kanak (TK).

 

“Kami memulai dengan pembelajaran yang ringan. Membaca, menulis, dan berhitung menjadi prioritas pada awal masuk sekolah. Tujuannya agar kemampuan dasar siswa semakin terasah dan mereka lebih siap mengikuti materi pembelajaran berikutnya,” katanya.

 

Endang menjelaskan, tidak semua siswa memiliki kemampuan yang sama ketika memasuki bangku sekolah dasar. Oleh karena itu, guru akan melakukan pendampingan secara bertahap agar seluruh siswa mampu mengikuti proses belajar dengan baik.

 

“Kami memahami kemampuan setiap anak berbeda-beda. Ada yang sudah lancar membaca dan berhitung, ada juga yang masih membutuhkan pendampingan. Karena itu guru akan membimbing mereka secara bertahap tanpa memberikan tekanan. Yang terpenting adalah anak-anak senang belajar dan percaya diri untuk terus berkembang,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, proses adaptasi pada awal tahun ajaran menjadi fondasi penting bagi keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.

 

“Jika sejak awal anak-anak merasa nyaman, berani bertanya, dan terbiasa dengan suasana belajar di sekolah, maka proses pembelajaran ke depan akan jauh lebih mudah. Kami ingin membangun semangat belajar mereka sejak hari pertama,” ungkap Endang.

 

Sementara itu, untuk siswa kelas 2 hingga kelas 6, kegiatan belajar mengajar telah berlangsung normal sesuai jadwal mata pelajaran yang telah ditetapkan sekolah. Seluruh siswa mengikuti pembelajaran seperti biasa bersama guru mata pelajaran masing-masing.

 

“Untuk kelas 2 sampai kelas 6, pembelajaran sudah berjalan penuh sesuai jadwal. Kami berharap seluruh siswa kembali memiliki semangat belajar yang tinggi, menjaga kedisiplinan, serta mampu meraih prestasi akademik maupun nonakademik selama tahun ajaran ini,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait